Pelajaran Berlari: Kumpulan Sajak

!!> BOOKS ✸ Pelajaran Berlari: Kumpulan Sajak ✮ Author Didik Siswantono – Lovelylingeriecompany.co.uk
  • Paperback
  • 100 pages
  • Pelajaran Berlari: Kumpulan Sajak
  • Didik Siswantono
  • Indonesian
  • 20 July 2017

About the Author: Didik Siswantono

Didik Siswantono dilahirkan di Surabaya Ia diundang hadir dalam Asia Pasific Poetry Festival di Hanoi Vietnam, Maret 2015 Ia membacakan puisinya dalam malam penutupan ASEAN Literay Festival 2015 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Ia juga berpidato dalam Silaturahim Sastrawan Indonesia di Bukittinggi, Desember 2014.Menurutnya, menulis puisi adalah cara menjadi manusia yang apa adanya Menulis pui


Pelajaran Berlari: Kumpulan SajakPelajaran Berlari Membawa Kita Pada Makna Sajak Yang Asali Catatan Tentang Kehidupan Lewat Kata Kata Yang Sederhana Namun Terpilih, Berirama, Dan Tak Jarang Membawa Kita Pada Multi Tafsir Dan Multi Imaji Atas Sepotong Sajak Penyair Menggali Tema Sajak Sajaknya Dari Kehidupan Sehari Hari Yang Akrab Dengan Dirinya Kantor, Keluarga, Sahabat, Perjalanan Ke Negeri Orang, Dan Gairah Cinta Menulis Sajak Bagi Saya Adalah Cara Belajar Menjadi Manusia Yang Apa Adanya Sajak Mengajari Saya Mencintai Hal Hal Sepele Namun Sanggup Menggetarkan Dada Dan Mengusik Nurani, Kata Sang Penyair Dia Bercerita Seperti Halnya Seorang Kawan Bercerita.

You may also like...

10 thoughts on “Pelajaran Berlari: Kumpulan Sajak

  1. Stebby Julionatan says:

    buku buisi yang lugas jujur saya makin yakin bahwa berpuisi itu ga perlu yang berbelit belit kaya sembelit D

  2. Miranda Malonka says:

    Kumpulan puisi yang jujur, nggak pakai kode kodean, lancar jaya meluncur begitu saja Tentang kehidupan sehari hari, di rumah, di jalanan, bahkan di dalam lift Nice art is always nice.

  3. Niratisaya Niratisaya says:

    Beli karena namanya memper nama ayah saya Jatuh hati karena pilihan kata Siswantono yg sederhana, gaya bersahaja, tapi gak kehilangan arah dan tetap mengena.

  4. Nisa diani says:

    puisi puisi disini seperti judulnya, mengajari kita untuk berlari memperhatikan latar belakang penulis memudahkan saya memahami karena saya juga punya background yang semirip, pekerja belakang meja bahwa penulis kadang ingin mencoba sesekali berlari dari rutinitasnya meneguk secang...

  5. Agus Suroboyo says:

    Setelah Aura Kasih suka buku ini dan upload buku ini di Instagramnya, saya penasaran dan beli di Gramedia Membacanya, saya melihat puisi puisinya memang berbeda, lebih dalam mengupas manusia dan Penciptanya Melalui puisi yang mudah dicerna tidak s...

  6. Ken Adawira says:

    Buku puisi yang perlu dibaca berulang kali Ada sesuatu kedalaman di sini, terkhusus puisi yang ditulis dari negeri asing Lihatlah puisi di halaman 35 Dan musik tak pernah mengingkari janji Bagi hati sepi di m...

  7. Namira Ghinanafsi says:

    Suka buku ini, ada sajak yang dalam sekali.Sajak PerpisahanAngin kecil selalu mengajakmu bercakaptentang kehilangan yang menjadi senyapdengan kata kata halus mengasah sepi.Seberapa heningnya perpisahan yang sunyitetap saja menemukan sebutir isakbersama kesadaran yang enggan pergi.

  8. Amecca Ideanti says:

    Puisi puisi di buku ini yang paling menyentuh adalah yang ditulis penyairnya di negeri asing, menyuguhkan kisah jujur dari Den Haag, Amsterdam, London, Dubai dll Membawa imajinasi berlarian ke tempat tempat yang belum saya kunjungi, tanpa mengabaikan makna yang akan menjelm...

  9. KANUSA Kampung Sastra says:

    Sebuah buku puisi yang dengan empati mengajak pembaca merenungkan hal hal sepele yang mengusik nurani buku, lift, meja, lampu, tempat tidur Sebuah buku yang mengajak membaca kehidupan manusia dan Penciptanya.

  10. Poerwanto Laksito says:

    Sebuah buku puisi yang menarik, bisa dinikmati sambil ngopi pagi atau sebelum menarik selimut di persinggahan malam Puisi puisi yang ditulis di luar negeri, begitu menyentuh, membawa imajinasi berlari di lintasan yang puitis Nice book